Identifikasi untuk Autisme

Dikutip dari autisme.co.id, autisme adalah gangguan perkembangan yang terjadi saat masa perkembangan awal anak. Gangguan ini dapat diidentifikasi dengan adanya kesulitan komunikasi, interaksi sosial, perilaku dan aktivitas yang kaku. Autisme dapat ditemukan pada anak anak yang pintar maupun yang mempunyai kepribadian santai. Anak dengan autisme mungkin juga memiliki kebutuhan lain seperti ADHD dan disleksia yang perlu diintervensi. Berikut ini adalah asesmen untuk mengidentifikasi autisme pada anak. Unduh asesmen untuk mengidentifikasi autisme pada anak Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Identifikasi Untuk Hambatan Emosi (Tunalaras)

Identifikasi untuk Hambatan Emosi (Tunalaras)

Hambatan emosi atau disebut dengan tunalaras menurut salah satu ahli yaitu Somantri (2007), tunalaras adalah anak yang mengalami gangguan atau hambatan emosi dan berkelainan tingkah laku, sehingga kurang dapat menyesuaikan diri dengan baik terhadap lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.  Berikut ini adalah asesmen untuk mengidentifikasi hambatan emosi (tunalaras). Unduh asesmen untuk mengidentifikasi hambatan emosi (tunalaras). Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Identifikasi Hambatan Fisik Dan Motorik

Identifikasi Hambatan Fisik dan Motorik

Hambatan fisik dan motorik menurut (Sutjihati Soemantri, 2006) sering diartikan suatu kondisi yang menghambat kegiatan individu akibat kerusakan atau hambatan pada tulang dan otot sehingga mengurangi kapasitas normal individu untuk mengikuti pendidikan dan untuk mandiri. Berikut ini adalah asesmen untuk mengidentifikasi hambatan fisik dan motorik pada anak. Unduh asesmen untuk mengidentifikasi hambatan fisik dan motorik pada anak. Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Identifikasi Untuk Hambatan Intelektual (Tunagrahita)

Identifikasi untuk Hambatan Intelektual (Tunagrahita)

Hambatan intelektual bisa menyebabkan anak menjadi tidak mandiri dan bergantung dengan orang lain, Anak dengan hambatan intelektual juga tidak bisa mengembangkan kemampuan yang dimilikinya secara optimal. Namun, bukan tidak bisa mempelajari hal atau keterampilan baru, anak dengan hambatan intelektual hanya melakukannya jauh lebih lambat dari anak seusianya. Keterlambatan ini bergantung pada seberapa parah tingkat disabilitas intelektual yang mereka alami.  Berikut adalah asesmen untuk mengidentifikasi anak dengan hambatan intelektual. Unduh asesmen untuk mengidentifikasi anak dengan hambatan intelektual. Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Identifikasi Untuk Hambatan Pendengaran

Identifikasi untuk Hambatan Pendengaran

Dikutip dari Azis, (2015 hlm. 70-71 ) anak dengan hambatan pendengaran adalah yang kehilangan pendengaran baik sebagian (hard of hearing) maupun seluruhnya (deaf) yang menyebabkan pendengaran tidak memiliki nilai fungsional dalam kehidupan sehari-hari sehingga pengalaman dari alam sekitar diperoleh hanya dari penglihatannya. Berikut adalah asesmen untuk mengidentifikasi hambatan pendengaran pada murid berkebutuhan khusus. Unduh Identifikasi untuk Hambatan Pendengaran Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Identifikasi Untuk Hambatan Penglihatan

Identifikasi untuk Hambatan Penglihatan

Hambatan penglihatan dilansir dari Wikipedia dapat dikategorikan menjadi dua yaitu hambatan penglihatan total (blind vision) dan ada sisa penglihatan (low vision). Akibat hilang/berkurangnya fungsi indra penglihatannya maka seseorang dengan hambatan penglihatan berusaha memaksimalkan fungsi indra-indra yang lainnya seperti, perabaan, penciuman, pendengaran, dan lain sebagainya sehingga tidak sedikit seseorang dengan hambatan penglihatan memiliki kemampuan luar biasa misalnya di bidang musik atau ilmu pengetahuan. Berikut ini adalah asesmen untuk mengidentifikasi hambatan penglihatan. Unduh asesmen untuk mengidentifikasi hambatan penglihatan Semoga bermanfaat. BACA JUGA: Instrumen Telaah KOSP