Muhammad Teladanku Episode 32

SARAN BUHAIRA

Sahabat fillah, selepas perjamuan makan, Buhaira pun menanyakan byk hal pd Muhammad. Tentang tidur Muhammad, postur tubuh Muhammad, dan byk lagi yg lainnya . Muhammad menjawab semuanya dan semua jawaban itu sesuai benar dg perkiraan Buhaira. Kemudian Buhaira melihat punggung Muhammad dan mendapatkan tanda kenabian di antara kedua bahu Muhammad. Tanda kenabian itu seperti bekas org berbekam.

Stlh itu Buhaira mendekati Abu Thalib dan btanya kpdnya, “apakah anak muda ini anakmu?”

“Ya, dia anakku,” jwb Abu Thalib

Buhaira menggeleng,”tidak, dia bukan anakmu. Anak muda ini tdk pantas mempunyai ayah yg msh hidup”.

Abu Thalib agak tercengang, lalu dia pun mengangguk, “Kau benar. Dia bukan anakku, dia anak saudaraku”

Buhaira mengangguk2 puas lalu bertanya lagi, “Apakah yg dikerjakan ayahnya?”

“Ayahnya tlh meninggal dunia ketika dia masih berada dlm kandungan ibunya.”

“Engkau benar,” kata Buhaira menghela nafas dalam2. Kemudian sambil berbisik, dia menyampaikan sebuah saran dg sangat sungguh2. “Sekarang, dengarkan saranku baik2, bawa anak saudaramu ini ke negeri asalmu skrg juga! Jaga dia dr org2 Yahudi. Demi Allah, jk mereka melihat padanya seperti apa yg aku lihat, mereka pasti membunuhnya. Sesungguhnya, akan tjd sesuatu yg besar pd diri anak saudaramu itu. Krn itu, segera bw pulang dia ke negeri asalmu!”

Abu Thalib tampak ketakutan dg peringatan itu. Dia yakin bahwa apa yg dikatakan Buhaira itu benar. Mk dr itu, segera setelah urusan bisnisnya selesai, Abu Thalib segera membawa Muhammad pulang. Sesulit apapun beban hidupnya, Abu Thalib tdk pernah lagi pergi berdagang ke tmp jauh demi melindungi keponakannya itu.

? Kisah diambil dr buku Muhammad Teladanku jilid dua

? Cinta Rasul

? Mari berkisah

Baca juga:

< Sebelum: Muhammad Teladanku Episode 31            Muhammad Teladanku Episode 33 :Sesudah>

Berita Terkait